Minggu, 30 September 2012

mimpi di awal october

gatau kenapa mimpi ini yg hadir di malam akhir september dan awal oktober. harusnya sih gak usah ada mimpi kaya gini.

bertiga, prajurit 1, 2, 3. prajurit 1 dikenal sebagai seorang laki2, dan dua prajurit lainnya dikenal sebagai prajurit perempuan. mereka bersahabat, dan hampir saja gara2 seonggok perasaan yg disebut cinta pada zaman itu, persahabatan mereka pecah.
untunglah, darah persahabatan sudah bercampur bersama sel darah merah di dalam tubuh mereka, maka persahabatan mereka tetap terjalin hingga saat ini.

scene 1
entah jam itu menunjukkan pukul berapa yg jelas suasana disana terlihat terang. ketiga manusia itu sedang bercanda, tertawa, saling mengejek satu sama lain. semua terlihat happy, tetapi tidak dengan satu perempuan itu. walaupun sesekali dia tertawa menimpali lelucon dua sahabatnya, tapi sebenarnya ada sesuatu yg mengganggu pikirannya. otaknya terus mencerna apa yg direkam oleh mata coklatnya. dua sosok manusia di depannya itu seperti menyembunyikan sesuatu kepadanya.
yg direkam dengan jelas oleh mata coklatnya itu adalah sikap dan sesuatu yg terpancar dari kedua pasang mata manusia di depannya yg sedang saling bertatapan sambil sesekali mengejek dan tertawa. ada kah sesuatu yg tidak aku ketahui hay sahabatku? batinnya dalam hati


scene selanjutnya adalah percakapan kedua perempuan di suatu tempat.
"lo sayang kan sama dia?" tanya perempuan bermata coklat itu kepada sahabatnya.
"hmm, gatau. tapi, gue jg kan masih punya pacar." jawab sahabatnya itu.
"bukannya lo udah lama gak punya perasaan apa2 sama pacar lo? hanya saja lo gak berani buat ngambil keputusan itu kan?"
"iya sih."
"kalo dia jg sayang sama lo..... apa.... lo bakal ngelepas pacar lo?" tanya perempuan itu hati2
"mmm, gue gatau." jawab sahabatnya itu singkat.


scene selanjutnya di mimpi gue semalem yaitu sebuah ruangan di tempat yang tidak asing bagi gue. disana terdapat beberapa teman dari 3 manusia itu. mereka terlihat sedang merencanakan sesuatu.
dua perempuan itu sedang menyiapkan sesuatu di samping ruangan yg terdapat si laki-laki dan beberapa temannya. terdengar sayup-sayup perbincangan para lelaki itu.
"yaudah rencananya kan gue mau nembak tuh. gue pengennya sih sederhana aja, yg penting pesan yg mewakili perasaan gue itu tersampaikan dengan jelas" kata si lelaki.
"okeh, gue sih nyaranin buat pakai bunga aja, simple tapi ngena" kata salah satu temannya menimpali.
"terserah deh, yg jelas nanti kamera disana akan merekam semuanya, oke?" kata lelaki itu lg.
ooh, ternyata memang ada sesuatu diantara mereka, kenapa sampai aku gak tahu soal ini? kenapa mereka tidak jujur saja? batin perempuan itu lg. entah apa yg sedang dia rasakan sebenarnya di dalam hatinya, yg jelas semua itu telah membuat kakinya seperti tidak mampu lagi menopang berat badannya. hatinya seperti diterjang badai yg sangat besar hingga dia sulit untuk bernafas. tapi, di depan sahabatnya dia mencoba untuk tegar, pura-pura tegar yg jelas. dia tetap menyimpulkan sebuah lekukan dari bibirnya, mencoba tersenyum sebiasa mungkin. sebentar lagi, beberapa menit lagi, entah kapan tepatnya, yg jelas hatinya dan semua pengkhianatan itu akan membuat segala kepercayaan di dalam dirinya runtuh. dirinya akan seperti orang lumpuh. tidak bisa berbuat apa-apa, selain matanya yang terus melihat betapa bahagianya kedua sahabat itu nantinya. apakah aku harus bersikap biasa aja di depan kalian? apakah aku harus tetap menganggap kalian sahabatku? aku sendiri tidak yakin untuk bisa melakukannya.

mata gue terbangun dari mimpi itu. dengan detak jantung yg gak karuan. apa maksud dari mimpi itu? kenapa mimpi seperti itu yg muncul? bagaimana kalau suatu saat mimpi tadi jadi kenyataan? apa gue siap? yg jelas pagi tadi gue ngerasa down, lemes, dengan perasaan yg gak karuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar