Selasa, 09 Juli 2013

Mulai berandai-andai lagi malam ini -_-

Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini…


Ketika semua orang yang aku kenal maupun tidak, yang pernah bertemu maupun tidak, yang sekedar teman di social media, dan banyak orang-orang muslim diluar sana yang merasakan berkah Ramadhan dengan suka cita, aku merasakan dengan berbeda.

Hari ini, ujian UAS pertamaku di kuliah semester ini. Baru hari pertama sudah disuguhkan dengan materi UAS inti sebagai seorang mahasiswi jurusan Akuntansi. UAS berlangsung selama 7 jam. Hanya diberi kesempatan untuk beristirahat selama 30 menit. Pengerjaan UAS keseluruhan dengan manual, artinya aku harus menulis jurnal demi jurnal, angka demi angka selama 7 jam. Kalian bisa bayangkan betapa pegalnya leher, tangan, pinggang kalian duduk selama itu? Menjadi seorang mahasiswi dijurusan Akuntansi tidak bisa seenaknya, aku harus benar-benar focus mengerjakan setiap detail transaksi yang ada, menghitungnya dengan benar, dan tidak bisa berpaling hanya untuk sebentar. Karena jika itu dilakukan, aku akan kehilangan waktu beberapa detik yang sangat berharga, dan jika sampai itu terjadi artinya aku akan kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan kasus-kasus tersebut tepat pada waktunya.

Hei, jangan kalian pikir 7 jam itu waktu yang lama untuk mengerjakan sebuah kasus Akuntansi. 7 jam itu masih kuraaaaaaang untuk menyelesaikannya. Apalagi dengan cara pengerjaannya yang manual -_- itu yang aku alami hari ini saat menyambut bulan Ramadhan. Sangat merasa rugi karena aku tidak bisa ikut shalat tarawih pada awal bulan Ramadhan. Tapi, aku bisa apa? Tanggung jawabku sebagai mahasiswi juga akan diperhitungkan nantinya.

Aku mulai lelah dengan keseharianku, mungkin karena ini bukan yang aku inginkan sedari aku kecil. Meskipun aku mulai menikmati, aku rasa itu tidak jauh karena aku mempunyai tanggung jawab amanah kedua orang tuaku untuk kuliah (dijurusan itu lebih tepatnya). Bukan karena aku benar-benar menyukainya.

Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, hanya untuk sekedar mendengarkan apa yang selama ini aku simpan sendiri. Atau paling tidak mendengarkanku bercerita tentang UASku hari ini, itu saja. Tapi sepertinya, kalian lebih memilih untuk menyalahkanku atas kejadian sepulangnya aku dari kampus :’) Yasudah, memang aku yang salah.

Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, aku ingin bilang… MAAF, sudah sering merepotkan kalian Pah, Mah. MAAF, aku belum bisa menjadi anak yang kalian inginkan. MAAF, jika aku kurang bersungguh-sungguh, tapi akan aku pertahankan sampai akhir. MAAF :’(

Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, aku pun ingin bilang… TERIMAKASIH atas segala pengorbanan Papah dan Mamah selama 20 tahun ini. Mungkin ucapan itu tidak bisa menebus segala pengorbanan kalian, tapi TERIMAKASIH BANYAK :’) I LOVE YOU TILL THE END OF TIME.

Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, meskipun kalian tidak berkenan untuk mendengarkanku malam ini dan semoga kalian mengerti maksudku.


Well, Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, a.k.u k.e.s.e.p.i.a.n m.a.l.a.m i.n.i :’(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar