Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini…
Ketika semua orang yang aku kenal maupun tidak, yang pernah
bertemu maupun tidak, yang sekedar teman di social media, dan banyak
orang-orang muslim diluar sana yang merasakan berkah Ramadhan dengan suka cita,
aku merasakan dengan berbeda.
Hari ini, ujian UAS pertamaku di kuliah semester ini. Baru hari
pertama sudah disuguhkan dengan materi UAS inti sebagai seorang mahasiswi
jurusan Akuntansi. UAS berlangsung selama 7 jam. Hanya diberi kesempatan untuk
beristirahat selama 30 menit. Pengerjaan UAS keseluruhan dengan manual, artinya
aku harus menulis jurnal demi jurnal, angka demi angka selama 7 jam. Kalian bisa
bayangkan betapa pegalnya leher, tangan, pinggang kalian duduk selama itu? Menjadi
seorang mahasiswi dijurusan Akuntansi tidak bisa seenaknya, aku harus
benar-benar focus mengerjakan setiap detail transaksi yang ada, menghitungnya
dengan benar, dan tidak bisa berpaling hanya untuk sebentar. Karena jika itu
dilakukan, aku akan kehilangan waktu beberapa detik yang sangat berharga, dan
jika sampai itu terjadi artinya aku akan kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan
kasus-kasus tersebut tepat pada waktunya.
Hei, jangan kalian pikir 7 jam itu waktu yang lama untuk
mengerjakan sebuah kasus Akuntansi. 7 jam itu masih kuraaaaaaang untuk
menyelesaikannya. Apalagi dengan cara pengerjaannya yang manual -_- itu yang
aku alami hari ini saat menyambut bulan Ramadhan. Sangat merasa rugi karena aku
tidak bisa ikut shalat tarawih pada awal bulan Ramadhan. Tapi, aku bisa apa? Tanggung
jawabku sebagai mahasiswi juga akan diperhitungkan nantinya.
Aku mulai lelah dengan keseharianku, mungkin karena ini
bukan yang aku inginkan sedari aku kecil. Meskipun aku mulai menikmati, aku
rasa itu tidak jauh karena aku mempunyai tanggung jawab amanah kedua orang
tuaku untuk kuliah (dijurusan itu lebih tepatnya). Bukan karena aku benar-benar
menyukainya.
Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, hanya untuk
sekedar mendengarkan apa yang selama ini aku simpan sendiri. Atau paling tidak
mendengarkanku bercerita tentang UASku hari ini, itu saja. Tapi sepertinya,
kalian lebih memilih untuk menyalahkanku atas kejadian sepulangnya aku dari
kampus :’) Yasudah, memang aku yang salah.
Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, aku ingin
bilang… MAAF, sudah sering merepotkan kalian Pah, Mah. MAAF, aku belum bisa
menjadi anak yang kalian inginkan. MAAF, jika aku kurang bersungguh-sungguh,
tapi akan aku pertahankan sampai akhir. MAAF :’(
Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, aku pun ingin
bilang… TERIMAKASIH atas segala pengorbanan Papah dan Mamah selama 20 tahun
ini. Mungkin ucapan itu tidak bisa menebus segala pengorbanan kalian, tapi TERIMAKASIH
BANYAK :’) I LOVE YOU TILL THE END OF TIME.
Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, meskipun
kalian tidak berkenan untuk mendengarkanku malam ini dan semoga kalian mengerti
maksudku.
Well, Andai ada yang bisa mendengarkanku malam ini, a.k.u
k.e.s.e.p.i.a.n m.a.l.a.m i.n.i :’(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar