Rabu, 12 Maret 2014

Hai Rindu!


Taukah kamu bahwa aku merindukan kita?

Kita yg selalu senyum-senyum sendiri saat menerima pesan singkat, kita yg semangat menjalani hari-hari karena tau kita saling menyemangati..

Tepatnya, aku begitu merindukan sosok kamu yg lebih berperan diantara kita. Kamu yg selalu menjadi matahari pertama yg muncul di hari-hariku. Kamu menjadi alasan hujan turun dari mataku, dan secepat kilat kamu menciptakan pelangi diantara senyumku.

Memang itu egois. kita adalah dua orang. Kita haruslah dilakukan dengan peran kedua orang itu, bukan hanya kamu atau aku saja.

Maaf, jika hanya kecewa, sedih, bahkan marah yg kamu dapat dari aku..

Maaf, aku belum sepenuhnya mengerti inginmu..

Aku ingin jadi seseorang yg selalu menjadi alasan atas bahagianya kamu, aku ingin menjadi satu-satunya yg kamu sayang, aku ingin kamu menjadi satu-satunya yg aku miliki.. tapi lagi-lagi itu sifat egois kan?

Beberapa hari ini aku suka iri dengan pasangan-pasangan yg lain. Contohnya, kemarin saat  aku sedang di kereta perjalanan menemuimu, tidak sengaja seorang ibu muda di depanku menerima pesan dari suaminya (dugaanku). Pesan itu berbunyi “Bunda dimana?” darahku mendesir saat aku tak sengaja membacanya.. jelas bukan karena melihat foto sang pengirim pesan, tapi karena aku kangen dengan pertanyaan seperti itu. Pertanyaan yg kamu kirimkan saat kamu mengkhawatirkan aku…

Sesederhana itu kan? iya, sesederhana itu aku kangen kamu. Aku kangen KITA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar